Selasa, 24 Agustus 2010

Kuchiyose no jutsu

Kuchiyose no jutsu…keluarlah Gama bunta,katak ninja super besar dari gunung Myoboku. Naruto ,Jiraiya dan Minato pengguna Kuchiyose ini. Jutsu ini salah satu jutsu ruang dan waktu antara ninja dan hewan yang juga memiiki ninjutsu.

Hanya dengan menempelkan cap lima jari dengan darah di kertas perjanjian maka si hewan ninja akan menuruti perintah seorang ninja. Jutsu ini memanggil hewan ninja yang berbeda dimensi dan jarak ke tempat ninja tersebut memangginya. Dalam serial Naruto,untuk melakukan jutsu ini dilakukan dengan membentuk segel dan pengaliran cakra.

Tidak hanya hewan yang dipanggil melalui jutsu ini, Pain menggunakan jutsu ini untuk memanggil sisa Pain yang lain,dengan kata lain orang juga bisa dipanggil dengan jutsu ini. Dalam dunia nyata, seorang pesulap juga menguasai Kuchiyose no jutsu. Contohnya dalam satu trik,seorang pesulap biasanya masuk ke sebuah kandang lalu tirai hitam ditutup. Begitu tirai tersebut dibuka,pesulap hilang dan diganti dengan seekor binatang,kadang-kadang juga dengan manusia.

Dalam satu kisah yang lain,cara kerja Death Note mungkin sedikit mirip dengan Black Magic.

Dimana hanya dengan mengetahui wajah dan nama seseorang si pengguna Death Note bisa mengerjai atau bahkan menghilangkan nyawa manusia. Dalam dunia kita juga hanya dengan satu bagian kecil dari manusia atau foto dan tentu saja nama,seorang pengguna Black Magic juga bisa melakukan hal yang sama dengan pengguna Death Note.

Mungkin ini sedikit konyol,tapi seperti itulah yang saya perhatikan…………………..

Minggu, 15 Agustus 2010

ninja

Kagetora, Naruto, Ninja Rantaro, adalah contoh kecil manga yang mengangkat ninja sebagai tema utamanya. Apa ninja itu? Sama seperti yang dikisahkan dalam berbagai cerita bahwa ninja itu penuh rahasia. Ninja biasanya segera dikaitkan dengan sosok yng terampil beladiri, ahli menyusup dan serba misterius seperti yang tampak di dalam film atau manga. Dalam kenyataannya penampilan ninja yang serba hitam ada benarnya, namun jika ada anggapan bahwa ninja identik dengan pembunuh brutal, berdarah dingin, pembuat onar, tukang sabotase, tidak demikian adanya.

Kata ninja terbentuk dari dua kata yaitu nin dan sha yang masing-masing artinya adalah tersembunyi dan orang. Jadi ninja adalah mata-mata profesional pada zaman feudal jepang. Sejarah ninja juga sangat sulit dilacak. Info mengenai keberadaan mereka tersimpan rapat-rapat dalam dokumen-dokumen rahasia.

Ninja juga bisa diartikan sebagai nama yang diberikan kepada seseorang yang menguasai dan mendalami seni bela diri ninjutsu. Nin artinya pertahanan dan jutsu adalah seni atau cara. Kata ninja juga diambil dari kata ninpo. Po artinya adalah falsafah hidup atau dengan kata lain ninpo adalah falsafah tertinggi dari ilmu beladiri ninjutsu yang menjadi dasar kehidupan seorang ninja. Jadi ninja akan selalu waspada dan terintregasi pada prinsip ninpo.

Ninja dalah mata-mata profesionl di zaman ketika para samurai masih memegang kekuasaan tertinggi di pemerintahan jepang pada abad 12. Pada abad 14 pertarungan memperebutkan kekuasaan semakin memanas, informasi tentang aktivitas dan kekuatan lawan menjadi penting, dan para ninja pun semakin aktif.

Para ninja dipanggil oleh daimyo untuk mengumpulkan informasi, merusak dan menghancurkan gudang persenjataan ataupun gudang makanan, serta untuk memimpin pasukan penyerbuan di malam hari.karena itu ninja memperoleh latiham khusus. Ninja tetap aktif sampai Zaman Edo (1600-1868), dimana akhirnya kekuasaan dibenahi oleh pemerintah di zaman edo

Kemunculan ninja pada tahun 522 berhubungan erat dengan masuknya seni nonuse ke Jepang. Seni nonuse inilah yang membuka jalan bagi lahirnya ninja. Seni nonuse atau yang biasa disebut seni bertindak diam-diam adalah suatu praktek keagamaan yang dilakukan oleh para pendeta yang pada saat itu bertugas memberikan info kepada orang-orang di pemerintahan. Sekitar tahun 645, pendeta-pendeta tersebut menyempurnakan kemampuan bela diri dan mulai menggunakan pengetahuan mereka tentang nonuse untuk melindungi diri dari intimidasi pemerintah pusat.

Pada tahun 794-1192, kehidupan masyarakat jepang mulai berkembang dan melahirkan kelas-kelas baru berdasarkan kekayaan. Keluarga kelas ini saling bertarung satu sama lain dalam usahanya menggulingkan kekaisaran. Kebutuhan keluarga akan pembunuh dan mata-mata semakin meningkat untuk memperebutkan kekuasaan. Karena itu permintaan akan para praktisi nonuse semakin meningkat. Inilah awal kelahiran ninja. Pada abad ke-16 ninja sudah dikenal dan eksis sebagai suatu keluarga atau klan di kota Iga atau Koga. Ninja pada saat itu merupakan profesi yang berhubungan erat dengan itelijen tingkat tinggi dalam pemerintah feodal para raja di jepang. Berdasarkan hal itu, masing-masing klan memiliki tradisi mengajarkan ilmu beladiri secara rahasia dalam keluarganya saja. Ilmu beladiri yang kemudian dikenal dengan nama ninjutsu. Dalah ilmu yang diwariskan dari leluhur mereka dan atas hasil penyempurnaan seni berperang selama puluhan generasi. Menurut para ahli sejarah hal itu telah berlangsung selama lebih dari 4 abad. Ilmu itu meliputi falsafah bushido, spionase, taktik perang komando, tenaga dalam, tenaga supranatural, dan berbagai jenis bela diri lain yang tumbuh dan berkembang menurut zaman.

Namun ada sebuah catatan sejarah yang mengatakan bahwa sekitar abad ke-9 terjadi eksodus dari cina ke jepang. Hal ini terjadi karena runtuhnya dinasti tang dan adanya pergolakan politik. Sehingga banyak pengungsi yang mencari perlindungan ke jepang.sebagian dari mereka adalah jendral besar, prajurit dan biksu. Mereka menetap di propinsi Iga, di tengah pulau honsu. Jendral tersebut antara lain Cho Gyokko, Ikai Cho Busho membawa pengetahuan mereka dan membaur dengan kebudayaan setempat. Strategi militer, filsafat kepercayaan, konsep kebudayaan, ilmu pengobatan tradisional, dan falsafah tradisional. Semuanya menyatu dengan kebiasaan setempat yang akhirnya membentuk ilmu yang bernama ninjutsu.

Gerakan beladiri ninjutsu hanya tendangan, lemparan, patahan, dan serangan. Kemudian dilengkapi dengan teknik pertahanan diri seperti bantingan, rolling dan teknik bantu seperti meloloskan diri, mengendap, dan teknik khusus lainnya. Namun, dalam prakteknya ninja menghindari kontak langsung dengan lawannya, oleh karena itu berbagai alat lempar, lontar, tembak, dan penyamaran lebih sering digunakan. Berbeda dengan seni beladiri lain. Ninjutsu mengajarkan teknik spionase, sabotase, melumpuhkan lawan, dan menjatuhkan mental lawan. Ilmu tersebut digunakan untuk melindungi keluarga ninja mereka. Apa yang dilakukan ninja memang sulit dimengerti. Pada satu sisi harus bertempur untuk melindungi, di sisi lain ninja harus menerapkan “berperilaku kejam dan licik” saat menggunakan jurus untuk menghadapi lawan. Disisi lain ajaran ninpo memberi petunjuk bahwa salah satu tujuan ninjutsu adalah mengaktifkan indra keenam mereka. paduan intuisi dan kekuatan fisik pada jangka waktu yang lama memungkinkan para ninja untuk mengaktifkan indra keenamnya. Sehingga dapat mengenal orang lain dengan baik dan mengerti berbagai persoalan dalam berbagai disiplin ilmu.

Di dalam ninpo terdapat teknik beladiri tangan kosong (taijutsu), teknik pedang (kenjutsu), teknik bahan peledak dan senjata api (kajutsu), teknik hipnotis (saimonjutsu), dan teknik ilusi(genjutsu). Pada aliran togaku ryu dikenal adanya energi yang disebut kuji kiri. Prinsipnya adalah penggabungan antara kekuatan fisik dan mental. Penyaluran energi yang tepat dari tenaga kuji kiri dapat bersifat menghancurkan, namun disisi lain jika digunakan untuk olah pikir dapat digunakan untuk menyelesaikan persoalan yang pelik.

Ninjutsu akan sia-sia jika ninja tidak memiliki mental dan spiritual yang kuat. Untuk itu ninja harus menguasai kuji-in, yaitu kekuatan spiritual dan mental berdasarkan simbol yang terdapat di telapak tangan yang dipercaya menjadi saluran energi. Simbol di tangan di ambil dari praktek pada massa awal penyebaran agama budha. Kuji-in digunakan untuk membangun kepercayaan diri dan kekuatan seorang ninja. Kuji-in mampu meningkatkan kepekaan terhadap keadaan bahaya dan mendeteksi adanya kematian.

Dari 81 simbol yang ada, hanya 9 yang utama, yaitu rin(memberi kekuatan tubuh), hei (memberi kekuatan menyamarkan kehadiran seseorang), Toh (menyeimbangkan bagian padat dan cair pada tubuh), sha (kemampuan menyembuhkan), kai(memberi kontrol menyeluruh terhadap fungsi tubuh), jin(meningkatkan kekuatan telepati), retsu (memberi kekuatan telekinetik), zai (meningkatkan keselarasan terhadap alam), dan zen (memberi pencerahan pikiran dan pemahaman). Seorang ninja akan menjadi master sejati dengan menguasai simbol-simbol ini.

Walaupun terdapat banyak keluarga ninja di jepang, baru sekitar tahun enam puluhan keluarga ninja baru dapat di dekati oleh orang luar. Sejak ninja dinyatakan terlarang oleh shogun tokugawa pada abad 17. pada tahun 1950 larangan tersebut dicabut oleh pemerintah Jepang. Pada tahun 1960 televisi jepang menayangkan laporan dokumentasi dan sejarah ninja. Setelah itu salah satu aliran yang dapat membuka diri dan memperkenalkan ninja ke dunia luar adalah aliran togakure-ryu dengan pewaris dari generasi ke 34, masaaki hatsume,.yang profesi sehari-harinya adalah seorang tabib ahli penyembuhan dan pengobatan tulang. Pada tahun 1978 ninjutsu berhasil di publikasikan dan diajarkan ke amerika oleh stephen k. hayes. Sejak saat itu ninjutsu menjadi cabang beladiri yang paling banyak diminati.

Ninja diharuskan untuk bisa bertahan hidup di tengah alam, karena itu mereka menjadi terlatih secara alamiah untuk mampu membedakan tumbuhan yang bisa dimakan, tumbuhan racun, dan tumbuhan obat. Mereka memiliki metode cerdik untuk mengetahui waktu dan mata angin. Ninja menggunakan bintang sebagai alat navigasi mereka ketika menjalankan misi di malam hari.mereka juga mahir memasang perangkap, memasak hewan, membangun tempat berlindung, menemukan air dan membuat api.

Ninja memakai baju yang menutup tubuh mereka kecuali telapak tangan dan seputar mata. Baju ninja ini disebut shinobi shozoko. shinobi shozoko memiliki 3 warna. Baju warna hitam biasanya dipakai ketika melakukan misi di malam hari dan bisa juga sebagai tanda kematian yang nyata bagi sang target. Warna putih digunakan untuk misi di hari bersalju. Warna hijau sebagai kamuflase agar mereka tidak terlihat dalam lingkungan hutan.

Shinobi shozoko memiliki banyak kantong di dalam dan luarnya. Kantong ini digunakan untuk menyimpan peralatan kecil dan senjata yang mereka butuhkan, seperti racun, shuriken, pisau, bom asap dan lain-lain. Ninja juga membawa kotak P3K kecil tradisional, yang diisi dengan cairan dan minuman. Ninja juga memakai tabi yang mirip sepatu boot. Celah yang memisahkan jempol kaki dengan jari lainnya memudahkan ninja saat memanjat tali atau dinding.

Ninja wanita atau kunoichi yang biasanya bekerja dengan menggunakan kefemininan mereka ketika melakukan pendekatan pada sang target menggunakan manipulasi kejiwaan dan perang batin sebagai senjata mereka. mereka bisa mendekati target dan membunuhnya tanpa jejak. Kunoichi memiliki misi yang berbeda dengan ninja laki-laki. Mereka lebih sering dekat dengan target, sehingga mereka juga lebih sering menggunakan senjata jarak dekat seperti metsubishi, racun, golok, tali, dan tessen. Selain itu senjata-senjata tersebut juga praktis dibawa tanpa kelihatan.

Ninja memiliki senjata dalam berbagai jenis, bentuk, dan ukuran. Selain senjata standar seperti pedang, naginata, panah, dan pisau, ada pula tessen (kipas yang bila dikibaskan keluar racun), shobo, kyoketsu shogei, neko te, dan lain-lain. Peralatan canggih ninja lainnya adalah kaginawa(jangkar bertali) untuk memanjat dinding, ashiaro untuk membuat jejak kaki palsu agar tidak terlacak saat menjalankan misi, metsubishi(cangkang telur yang diisi dengan pasir dan serbuk logam, biasanya juga kotoran tikus) yang berfungsi untuk membutakan lawan.

Pada saat anak-anak ninja telah dilatih untuk waspada dan dididik dalam kerahasiaan dan tradisi ilmu mereka. Pada umur 5-6 tahun mereka diperkenalkan dengan permainan ketangkasan dan keseimbangan tubuh. Anak-anak disuruh berjalan diatas papan titian yang sangat keci, mendaki papan yang terjal, dan melompati semak-semak yang berduri. Pada umur 9 tahun mereka dilatih untuk kelenturan otot. Anak-anak berlatih berguling dan meloncat. Setelah itu anak-anak diajarkan teknik memukul dan menendang pada target jerami yang di ikat. Setelah itu pelatihan meningkat ke seni bela diri tanpa senjata dan setelahnya dasar-dasar menggunakan pedang dan tongkat.

Pada masa remaja mereka diajari cara menggunakan senjata khusus. Melempar pisau, penyembunyian senjata, teknik tali, berenang, taktik bawah air, dan teknik menggunakan alam untuk mendapat informasai atau untuk menyembunyikan diri. Waktu mereka dihabiskan dalam ruang tertutup atau bergelantungan di pohon untuk membangun kesabaran, daya tahan, dan stamina. Terdapat pula latihan gerak tanpa suara dan lari jarak jauh. Mereka juga diajarkan teknik melompat dari pohon ke pohon atau atap ke atap.

Pada masa akir remaja ninja belajar menjadi aktor dan psikologi melalui tingkah laku mereka sendiri dan orang-orang di sekitarnya. Mereka mulai mengerti cara bekerja jiwa manusia, menggunakan kelemahan orang lain untuk keuntungan mereka. Mereka juga belajar membuat obat-obatan, mendapatkan jalan masuk rahasia ke dalam sebuah bangunan, cara memanjat dinding, melewati atap, mencuri di bawah rantai, mengikat musuh, cara kabur, dan menggambar peta, rute, petunjuk jalan, serta wajah.

Ada 18 tingkat ilmu dan seni berperang ninjutsu dari banyak keahlian yang dimiliki oleh ninja yang dapat dipelajari oleh umum pada saat ini. Selebihnya di luar keterampilan fisik dan penguasaan jiwa, para pendekar ini harus mempelajari latihan batin. Setelah menguasai level ini, ninja bisa sangat ahli dan bahkn dianggap sebagai orang bijak atu dukun, karena kemampuannya menyatu dengan alam dan siklus di sekitarnya. Delapan belas keahlian tersebut adalah:

1. seishin teki kyoyo (pemurnian jiwa)
ninja aliran tokakure sangat mengandalkan pengenalan jati diri. Seorang ninja harus mengetahui dengan tepat komitmen dan motivasi hidupnya. Dengan pemahaman dan penghayatan terhadap proses pematangan seorang ninja bisa menjadi seorang pendekar yang bijak. Keterlibatan ninja dalam pertarungan dimotivasi oleh alasan untuk melindungi. Tidak dibenarkan jika alasannya semata-mata hanya karena uang.
2. tai jutsu (bertarung dengan tangan kosong)
paduan dari ilmu daken taijutsu(pukul, tendng, tangkis), ju taijutsu(gumul, mencekik, meloloskan dari kuncian), taihen jutsu(gerak tanpa suara, berguling, melompat, cara jatuh). Keterampilan ini di perlukan pada situasi terancam atau bertahan
3. ninja ken (pedang ninja)
pedang ninja adalah pedang pedek lurus bermata tunggal. Pedang adalah senjata utama ninja. Untuk menggunakan pedang dituntut dua keahlian utama yaitu ilmu menarik pedang (dg kecepatan namun halus gerakannya ) sekaligus mengayun untuk memotong.
4. bo jutsu (jurus tongkat dan bilah)
ada 2 jenis tongkat, tongkat panjang sekitar 2 meter(bo) dan tongkat pendek sekitar satu meter(hanbo). Ada lagi senjata dari bilah bambu yang bila di buka di dalamnya ada mata pedang yang sekilas tampak seperti tongkat biasa.
5. shuriken jutsu (senjata lempar)
ilmu lempar berupa lempeng baja dengan mata tajam bersisi empat seperti bintang(senban shuriken) atau paku lempar(bo shuriken). Senban shuriken dilempar dengan cara dipuntir agar bisa menancap dan memberi efek gergaji. Bo shuriken dilempar bersamaan beberapa buah sehingga terlihat seperti kilatan jarum.
6. yari jutsu(jurus tombak)
tombak digunakan untuk pertarungan jarak sedang untuk menangkis dan meredam serangan lawan.
7. naginata jutsu(jurus pedang bertongkat)
pedang pendek yang gagangnya dibuat panjang seukuran tombak. Digunakan ninja untuk memotong lawan yang berada dalam jarak sedang. Bisa digunakan untuk menyerang samurai dan merobohkan tentara berkuda.
8. kusari gama (jurus rantai dan bandul)
berupa rantai sepanjang 2-3 meter yang diberi bandul pada salah satu ujungnya. Pada ujung yang lain dikaitkan pada gagang arit tradisional jepang. Rantai digunakan untuk menangkis serangan senjata lawan.sedangkan bilah arit digunakan untuk menghabisi lawan yang sudah terjerat. Senjata rantai dan bandul yang disukai oleh para ninja aliran togakure adalah kyoketsu yaitu belati lengkung yang gagangnya dipasangi tali halus dari rambut kuda dan ujung tali satu lagi diberi cincin baja besar.
9. henso jutsu (ilmu menyamar dan membaur)
ilmu ini sangat diperlukan pada saat spionase. Ninja membuat identitas palsu dan mengalihkan perhatian orang. Ninja juga bergerak tanpa bisa di lacak.
10. shinobi iri (ilmu mengintai dan menyusup)
ilmu ini mengajarkan bergerak tanpa suara dan bersembunyi di bawah bayangan.
11. ba jutsu
seorang ninja harus bisa bertempur di atas kuda selain menunggang kuda dengan baik di segala medan.
12. sui ren (ilmu tempur dalam air)
meliputi teknik mengintai dengan cara berenang, bergerak tanpa suara dalam air, cara menggunakan perahu khusus untuk mengapung dalam air, dan teknik perkelahian dalam air.
13. bo ryaku (ilmu strategi)
ilmu taktik yang tak lazim digunakan dalam kondisi bertahan atau pertarungan terbuka. Ninja sering memanfaatkan kondisi sekitarnya untuk melaksanakan tugasnya, tanpa banyak mengeluarkan energi.
14. cho ho (ilmu spionase)
ilmu mata-mata termasuk merekrut dan memakai orang yang digunakan sebagai mata-mata.
15. inton jutsu (teknik meloloskan diri dan menghilang)
ninja pandai meloloskan diri dengan memanfaatkan keadaan alam yang ada.
16. ten mon (meteorologi)
memanfaatkan cuaca juga merupakan senjata utama ninja. Sejak kecil mereka dilatih mengendalikan cuaca dari tanda-tanda alam yang kecil.
17. chi mon (geografi)
teknik pemanfaatan lahan.

Death Note

Siapa saja yang tertulis namanya di buku ini…. akan mati……

Death Note. Buku ini milik Shinigami,tentu saja sebagai dewa kematian kekuatannya adalah mencabut nyawa seseorang bila telah tiba pada waktunya. Tapi jika buku ini jatuh ke tangan manusia maka dia pun bisa mencabut nyawa seseorang kapan saja.

Suatu waktu Light (Raito) menemukan buku ini dan dengan iseng menulis nama seorang penjahat,awalnya dia tak mempercayai buku ini. Tapi setelah menuliskan beberapa nama,baru ia percaya.

Sebagai pemuda yang cerdas,ia merasa bosan dengan kehidupannya sehari-hari,maka dia menggunakan Death Note ini untuk membuat keadilannya sendiri,dengan membunuh semua penjahat yang dia rasa mengganggu kehidupan dunia dan menyebut dirinya sendiri sebagai Kira……..

Tapi yang Kira lakukan mendapat perlawanan sengit dari seorang Ryuzaki (L),pemuda yang sama cerdasnya dengan Raito. Apa yang akan dilakukan Raito bisa diprediksi L,begitu juga sebaliknya. L adalah detektif yang hebat. Hampir semua kasus yang ditanganinya terpecahkan.Namun wujud L tak pernah muncul di publik.

Untuk kasus Kira ini L harus menampakan dirinya sendiri di publik dan dihadapan Kira sendiri. Dan dalam kasus ini L yang hamper membongkar identitas Kira kalah dan mati di tangan Shinigami.

Near dan Melo adalah dua anak yang sama dibesarkan seperti L di sebuah panti asuhan. Dengan kecerdasan yang hampir sama pula mereka meneruskan pertarungan melawan Kira.

Tentu saja Raito kalah melawan dua orang L. Raito tewas di tangan Shinigaminya sendiri Ryuk. Di pihak Near,Near harus kehilangan Melo yang tewas juga di tangan Shinigami.

Ada beberapa cara menggunakan Death Note

Hanya dengan menuliskan nama seseorang di buku ini,mati

Atau dengan memanipulasi kematian seseorang dengan merinci kematiannya.

Ada juga perjanjian mata dengan Shinigami untuk mengetahui nama dan umur seseorang untuk bisa di tulis di Death Note,tapi bayarannya setengah umurnya akan hilang…….

Aya

Jika hidup adalah perjuangan,mungkin istilah ini pas pisan buat seorang Ikeuchi Aya(J-drama) (Kitou Aya-kisah nyata). Dia menderita Spinocerebellar Degeneration,yang mengganggu aktifitas kesehariannya. Aya mengidap penyakit ini ketika berumur 14 tahun.Semula sebagai seorang gadis periang,cerdas,namun saat Aya mengidap penyakit ini dia berubah.

Gejala awal dari penyakit ini,tubuh kehilangan keseimbangan,tak bisa mengatur jarak dengan benda yang akan dijangkau,sering terjatuh,susah berjalan yang kemudian tak bisa berjalan,susah berbicara kemudian tak bisa berbicara sama sekali,lalu susah menelan makanan. Yang akhirnya terbaring total di kasur,hingga tak bisa melakukan apa-apa sama sekali,dan harus di bantu orang lain untuk makan,ganti baju,dll.

Mulanya Aya tak menerima penyakit ini,karena penyakit ini tak mungkin diderita olehnya yang masih berumur 15 tahun,sampai aya berkata ‘mengapa penyakit ini memilihku??’

Namun dengan dorongan keluarga,teman-temannya,aya berjuang keras untuk terus hidup, Aya menulis ini dalam surat cintanya ‘…masa depan ku hanyalah terus berjuang untuk terus hidup,hanya itu,…terus berjuang untuk tetap hidup’ juga ‘aku tak akan berkata ingin kembali lagi ke masa lalu,aku akan menerima keadaanku dan menatap masa depan,,(nikki),juga kepada ibunya..’ibu,tolong carikan arti hidup buatku..??’ dan ‘ibu aku harus tetap menulis di buku harian,karena ini adalah bukti bahwa aku masih hidup…’ (J-drama)

Aya berjuang melawan cibiran orang,pandangan orang yang memandang rendah dirinya,penyakitnya yang Aya sendiri menyadari bahwa penyakit ini akan berujung pada kematian karena penyakit ini tak bisa diobati,dan keinginannya sebagai seorang manusia…menikah..’Sensei…atashi …kekkon dekiru..?’ ‘Dokter apa aku bisa menikah?’

Sebagai seorang manusia,Aya juga menyesali penyakit ini menjangkitnya,,ini tertulis dalam buku hariannya..’Aku ingin membuat mesin waktu agar aku bisa kembali ke masa lalu…’(kisah nyata),Aya juga melepas cintanya karena penyakit ini..‘Hidup kita berbeda,masa depan kita pun berbeda,terima kasih atas semua yang telah kau berikan,tapi aku tak punya apapun untuk membalasnya,,,mo aemasen,sebaiknya kita jangan bertemu lagi…’(J-drama).

Bahkan sampai masa kritisnya Aya masih berjuang,jantungnya terus berdetak,saat Aya koma dan berhenti bernafas,meskipun saat sedang menggunakan respirator. Wajahnya tetap tenang,seperti sedang dalam tidur yang nyaman. Ibunya yang menemaninya saat kritis,mengharapkan Aya masih bisa membuka matanya,tersenyum,dan berbicara dengannya,untuk yang terakhir kalinya….

“Aya tolong lihat Ibu,bisakah Aya merasakan kehangatan Ibu?”

Walaupun kami tahu tidak ada harapan,kami berusaha untuk mengontrol bagaimana mengatasi susahnya di masa lalu. Sepertinya terlalu kejam jika harus berakhir seperti ini,jika Aya harus pergi,setidaknya Aya harus berpamitan pada kami….Aya,bisa mengerti apa yang Ibu katakan?


“Kenyataan itu terlalu kejam,terlalu brutal,bahkan aku tak punya hak untuk bermimpi

Jika berfikir tentang masa depan,hanya akan kembali berderai air mata,,,”

“Akan terasa enak rasanya jika bisa tidur dikeliligi bunga yang banyak sambil mendengarkan musik favoritku..”

Perjuangan Aya sampai pada akhir hidupnya (25 tahun), dia menulis buku harian semenjak usia 14 tahun sampai tak bisa memegang spidol. Mulanya aya menulis dengan ballpen,namun semakin lama penyakitnya membatasi kemampuannya untuk menulis,hingga ia harus menggunakan kedua tanggannya untuk memegang spidol…


Dan catatan Aya ini menjadi penggugah semua penderita yang sama untuk terus hidup,hingga catatan hariannya (nikki) diapresiaikan ke dalam sebuah buku dan drama,dengan judul yang sama..Ichi ritoru no namida,One litre of tears,Satu liter air mata…bukunya terjual lebih dari 1,8 juta kopi,dan dramanya masuk 10 besar dalam urutan drama favorit di Jepang…


g bosen aku liat film ini,nangis terus,,,hahahahahaha

Erika kawai banget maenin perannya.

spinocerebellar ataxia

Definition
The spinocerebellar ataxias (SCAs) are a group of inherited conditions that affect the brain and spinal cord causing progressive difficulty with coordination.
Description
The SCAs are named for the parts of the nervous system that are affected in this condition. Spino refers to the spinal cord and cerebellar refers to the cerebellum or back part of the brain. The cerebellum is the area of the brain that controls coordination. In people with SCA, the cerebellum often becomes atrophied or smaller. Symptoms of SCA usually begin in the 30s or 40s, but onset can be at any age. Onset from childhood through the 70s has been reported.
As of early 2001, at least 13 different types of SCA have been described. This group is numbered 1-14 and each is caused by mutations or changes in a different gene. Although the category of SCA9 has been reserved, there is no described condition for SCA9 and no gene has been found. Spinocerebellar ataxia has also been called olivopontocerebellar atrophy, Marie's ataxia, and cerebellar degeneration. SCA3 is sometimes called Machado-Joseph disease named after two of the first families described with this condition. All affected people in a family have the same type of SCA.


Signs and symptoms
Spinocerebellar ataxia (SCA) is one of a group of genetic disorders characterized by slowly progressive incoordination of gait and often associated with poor coordination of hands, speech, and eye movements. Frequently, atrophy of the cerebellum occurs, and different ataxias are known to affect different regions within the cerebellum.[14]
As with other forms of ataxia, SCA results in unsteady and clumsy motion of the body due to a failure of the fine coordination of muscle movements, along with other symptoms.
The symptoms of an ataxia vary with the specific type and with the individual patient. Generally, a person with ataxia retains full mental capacity but may progressively lose physical control.
[edit] Cause
The hereditary ataxias are categorized by mode of inheritance and causative gene or chromosomal locus. The hereditary ataxias can be inherited in an autosomal dominant, autosomal recessive, or X-linked manner.
• Many types of autosomal dominant cerebellar ataxias are now known for which specific genetic information is available. Synonyms for autosomal dominant cerebellar ataxias (ADCA) used prior to the current understanding of the molecular genetics were Marie's ataxia, inherited olivopontocerebellar atrophy, cerebello-olivary atrophy, or the more generic term "spinocerebellar degeneration." (Spinocerebellar degeneration is a rare inherited neurological disorder of the central nervous system characterized by the slow degeneration of certain areas of the brain. There are three forms of spinocerebellar degeneration: Types 1, 2, 3. Symptoms begin during adulthood.)
• There are five typical autosomal recessive disorders in which ataxia is a prominent feature: Friedreich ataxia, ataxia-telangiectasia, ataxia with vitamin E deficiency, ataxia with oculomotor apraxia (AOA), spastic ataxia. Disorder Subdivisions: Friedreich's ataxia, Spinocerebellar ataxia, Ataxia telangiectasia, Vasomotor ataxia, Vestibulocerebellar, Ataxiadynamia, Ataxiophemia, Olivopontocerebellar atrophy, and Charcot-Marie-Tooth disease.
• There have been reported cases where a polyglutamine expansion may lengthen when passed down, which often can result in an earlier age-of-onset and a more severe disease phenotype for individuals who inherit the disease allele. This falls under the category of genetic anticipation.
Treatment
There is no currently known cure for spinocerebellar ataxia, which is considered to be a progressive and irreversible disease, although not all types cause equally severe disability. Treatments are generally directed towards alleviating symptoms, not the disease itself. Typically, a person afflicted with this disease will eventually be unable to perform daily tasks.
The treatment of incoordination or ataxia mostly involves the use of adaptive devices to allow the individual to maintain the greatest degree of independence for as long as possible. Such devices may include a cane, crutches, walker, or wheelchair for those with impaired gait. Other devices are available to assist with writing, feeding, and self care if hand and arm coordination are impaired; and communication devices exist to help those with impaired speech. Many patients with hereditary or idiopathic forms of ataxia have other symptoms in addition to ataxia. Medications or other therapies might be appropriate for some of these symptoms, which could include tremor, stiffness, depression, spasticity, and sleep disorders, among others. Both onset of initial symptoms and duration of disease are variable. If the disease is caused by a polyglutamine trinucleotide repeat CAG expansion, a longer expansion may lead to an earlier onset and a more radical progression of clinical symptoms.